Berjarak 294km

Ngga pernah terbayang kita akan sedekat ini, tanpa segan menelepon untuk sekedar mengucap rindu. Kita sering bersama di tempat umum. Tempat makan, bioskop, kedai kopi, mall ngga heran orang menyangka kita ini pacaran.

Kita juga sering membahas pacaran jarak jauh. Dan aku selalu bilang kalau aku termasuk perempuan yang ngga bisa pacaran jarak jauh. Aku membutuhkan fisik, raga dan kehadiran. Telepon berjam-jam semalam suntuk, video call, chatting seharian tetap rasanya berbeda. Aku butuh raga untuk kupeluk secara nyata. Bukan cuma ucapan “Selamat pagi,” atau, “Aku rindu kamu.” Aku butuh bahu untuk bersandar setelah melewati hari yang penat. Aku butuh kehadiran yang meski sekedar menemani makan malam. Aku butuh fisik yang bisa dijangkau indera penglihatan.

Semoga aku dan kamu selalu dijauhkan dari segala yang dapat menjauhkan kita. Semoga aku dan kamu bisa saling menguatkan kita.

I love you
I will love you till I die
and if there’s life after that
I’ll stil love you then.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s