Mereka-reka Mereka

Semua manusia akan tiba disuatu masa yang mengembalikannya pada siapa yang mereka sebut keluarga. Karena apa? Pada akhirnya yang akan benar-benar menerima dengan lapang dada sebagaimana apa adanya diri ya mereka, yang tidak akan pernah menusuk dengan pisau pengkhianatan ya mereka, yang selalu berdiri tegap dan dengan sigap membukakan pintu “rumah” dan maaf dengan tangan terbuka ya mereka! yang akan memeluk didasar jurang keputusasan dan berdiri sigap didalam bingkai foto kelulusan, sekali lagi mereka.

Mereka tak akan pernah mempunyai alasan untuk meninggalkan. Mereka yang dengan suka rela memberi doa dan tak ada habisnya memberi uluran tangan dimasa kini dan nanti. Mereka memang tak pernah menjajikan apa-apa, hanya selalu berupaya memberi yang terbaik dari yang mereka punya.

…..tetapi ego dalam diri sering kali membutakan manusia untuk menomor sekian kan mereka. Sungguh, sampai nanti orang demi orang yang kalian nomor satukan menukarnya dengan apa yang kita sebut luka. Luka yang membuat lemas disekujur kaki dan nyeri diulu hati.

Tia sayang pap, mam, mba ay, dina!

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s