Old friends(?)

Aku benci sembari mengutuki diri.  Ketika dimana sebuah hubungan sampai pada titik maksimal ternyaman. Sangat nyaman.

Saat kisah berawal dari sebuah pertemuan singkat di bulan ramadhan dengan seorang teman lama yang hampir lima tahun sekian tak bertemu. Disusul dengan pertemuan-pertemuan berikutnya yang sama sekali tak membuat kita menyadari bahwa kita mulai merasa nyaman dan seakan pertemuan menjadi candu. Melanjutkan cerita yang dahulu hanya sebatas teman SMP, dan kemudian menjadi teman dekat lawan jenis yang membicarakan hal-hal yang dianggap tabu untuk dibahas dengan lawan jenis. Kemudian aku harus merasa sedih seketika saat membaca pesan singkatmu untuk berpamitan, kembali ke perantauan.

HEY! Sepertinya kita lupa. Aku dan kamu sudah tidak mengenakan seragam putih biru! Kamu sudah mencicipi rasanya wanita, hingar-bingar ibu kota, minum minuman memabukan, dan ah! kamu sudah mempunyai pengalaman bekerja! ada yang berubah dari semua caramu. aku hanya merasa kamu sangat jauh lebih dewasa, mandiri dan bertanggungjawab. OYA! kita sudah tidak berselera untuk membahas berapa film bokep yang kamu tonton dan berapa gaya bercinta yang kamu pelajari. jika boleh kutebak dari caramu menyampaikan untaian kata dan cerita seronokmu, kamu sudah mempunyai pengalaman hahaha tapi tenang saja aku memaklumi kamu malu untuk mengakui. kamu sadar tidak, sekarang kita sudah membahas kemacetan ibu kota, kinerja pemerintah, otomotif, musik, filosofi. ah! kita sudah dewasa, teman… aku menangkap segurat ekspresi kekecewaan ketika kamu melihat aku sebagai kodratku yang sudah beranjak dewasa dan mengenal ini itu hehehe. entah, sedang merasa apa aku malam ini. usahaku menahanmu untuk mengulur waktu keberangkatanmu kembali ke ibu kota sia-sia sudah. hati-hati dijalan cuuuuuuuuuuuuk! terimakasih untuk untaian cerita nostalgia dan tawanya. juga terimakasih sudah bersikeras untuk mengingatkan kodratku sebagai wanita. Semoga sampai dengan selamat! terimakasih sudah menerima apa adanya diriku dengan segala faham kedewasaan yang ku anut haha. sampai jumpa dihari yang kita sepakati bersama dan selalu kau janjikan waktu kan selalu ada dan memberi kesempatan untuk kita. mari bersiap menjadi dewasa. ssssstt aku suka caramu berpikir

tulisan ini kubuat dengan segenap keanggunanku. jaga dirimu baik-baik cuk!

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s