Berdua, Papa

Sama sekali tak pernah terlintas didalam benakku. Berbelanja kebutuhan bulanan berdua dengan seseorang lelaki gagah kesayangan. Iya, selekas menunaikan ibadah Ishya dengan agak segan kuajak beliau. Tentu dengan jawaban mengiyakan yang agaknya terdengar sedikit enggan juga.

Ah, ini romantis.

Ketika aku menelusuri jajaran koridor rak supermarket, dan beliau dengan sabar mengekor. Sedikit berpeluh untuk coba mengingat beberapa list kebutuhan untuk bulan Oktober.  Menghabiskan sekitar tiga ribu enam ratus detik dan beberapa banyak ratus rupiah, rupanya. Huff!

Nb: Hi, October!

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s